One Way di Jalan Tol Trans Jawa Masih Berlangsung, Mulai KM70 Japek hingga KM210 Palikanci

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah memutuskan untuk memberlakukan jalan satu arah alias one way lokal d
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah memutuskan untuk memberlakukan jalan satu arah alias one way lokal dimulai dari kilometer 70 Tol Cikampek hingga kilometer 188 Tol Cipali. Pemberlakuan ini karena adanya peningkatan arus kendaraan menuju tol Trans Jawa pada hari ini, Kamis, 27 Maret 2025 atau H-4 Lebaran. Sebelumnya, Korlantas Polri telah memberlakukan skema contra flow di kilometer 109 sampai kilometer 162 Tol Cipali sejak pukul 08.00 WIB.
0 Komentar

STRATEGI rekayasa lalu lintas one way di Jalan Tol Trans Jawa masih berlangsung. Saat ini, Korlantas Polri memberlakukan one way mulai Kilometer 70 Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek)-Kilometer 210 Jalan Tol Palimanan-Kanci (Palikanci).

Diskresi tersebut diambil untuk mengalirkan kendaraan dari Jakarta dan sekitarnya menuju beberapa daerah di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Korlantas Polri memang belum menerapkan one way nasional dari Kilometer 70-Kilometer 414, namun one way lokal tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terjadi kemacetan.

Baca Juga:Jumlah Setoran Uang Judi Sabung Ayam Diduga Pemicu 3 Polisi Tewas Ditembak Oknum TNI di Way KananTom Lembong: 100 Persen Semua Izin Impor Diterbitkan Kemendag Ditembuskan Kemenperin

”Saat ini jalur sedang diberlakukan perpanjangan one way dari Kilometer 70 Tol Jakarta-Cikampek sampai dengan Kilometer 2010 Tol Palikanci. Pelaksanaan one way bersifat situasional sesuai diskresi kepolisian,” terang Korlantas Polri.

Atas diskresi kepolisian tersebut, Korlantas Polri mengingatkan dan mengimbau agar para pengguna jalan tol yang melalui jalur dan rute pelaksanaan one way untuk selalu hati-hati dan waspada. Mereka diminta selalu menjaga jarak dan batas kecepatan.

”Selalu waspada terhadap kondisi jalan, utamakan keselamatan, pastikan saldo E-toll cukup untuk mematuhi arahan petugas di lapangan,” imbuh Korlantas.

Sebelumnya one way untuk pertama kali diberlakukan dalam Operasi Ketupat 2025 sejak pukul 12.00 WIB.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa sebelum instansinya mengambil diskresi kepolisian untuk melakukan one way lokal, sudah sempat dilakukan rekayasa lalu lintas contraflow tahap pertama dan tahap kedua.

Namun demikian, pertumbuhan volume kendaraan yang termonitor di Kilometer 50 membuat Korlantas memutuskan pemberlakukan one way lokal.

”Karena bangkitan arus cukup tinggi, parameter di radar Kilometer 71 sudah cukup untuk dilakukan one way lokal. Jadi, setelah kami lakukan contraflow, masih tidak menampung, bangkitan arus cukup tinggi. Apalagi ada pemberangkatan mudik bareng, busnya cukup banyak, sehingga kami telah koordinasi dan seizin Bapak Kapolri, kami koordinasi dengan Jasa Marga, kami melakukan one way lokal,” ujarnya.

0 Komentar