JELANG pertandingan Timnas Indonesia melawan Bahrain di Jakarta, pelatih Bahrain, Dragan Talajic, telah melancarkan serangkaian pernyataan yang dinilai sebagai strategi psywar.
Pernyataan-pernyataan tersebut menyasar kebijakan naturalisasi pemain Indonesia, merendahkan peluang kemenangan Indonesia, dan mengabaikan kontroversi pertandingan sebelumnya di Bahrain.
Pertanyaan besarnya adalah: akankah strategi ini efektif, atau justru berbalik menjadi bumerang bagi timnya sendiri?
Baca Juga:Jumlah Setoran Uang Judi Sabung Ayam Diduga Pemicu 3 Polisi Tewas Ditembak Oknum TNI di Way KananTom Lembong: 100 Persen Semua Izin Impor Diterbitkan Kemendag Ditembuskan Kemenperin
Strategi psywar yang dilancarkan Talajic salah satunya ketika Ia mempertanyakan kebijakan naturalisasi pemain Timnas Indonesia, yang menurutnya tidak mencerminkan kemampuan sepak bola Indonesia yang sebenarnya dengan populasi penduduk mencapai 300 juta jiwa.
Tujuan dari strategi psywar ini jelas: mengganggu mental dan konsentrasi pemain serta pendukung Timnas Indonesia. Dengan merendahkan kemampuan dan peluang kemenangan Indonesia, Talajic berharap dapat menurunkan kepercayaan diri tim dan menciptakan suasana psikologis yang menguntungkan bagi Bahrain.
Namun, strategi ini memiliki potensi risiko yang signifikan, karena bisa berbalik menjadi bumerang.
Dampak Psywar: Antara Motivasi dan Demoralisasi
Dampak dari psywar Talajic terhadap Timnas Indonesia bisa bersifat ganda. Di satu sisi, pernyataan-pernyataan tersebut berpotensi menurunkan moral dan konsentrasi pemain jika mereka terpengaruh. Hal ini tentu dapat berdampak negatif pada performa di lapangan.
Namun, di sisi lain, psywar ini juga bisa menjadi motivasi tambahan bagi Timnas Indonesia untuk membuktikan kemampuan mereka dan membungkam kritik dari pelatih Bahrain.
Reaksi Timnas Indonesia dan pendukungnya akan menjadi penentu utama efektivitas psywar ini. Jika tim mampu menjaga fokus, mental yang kuat, dan menerapkan strategi yang tepat, maka psywar ini akan menjadi sia-sia.
Sebaliknya, jika tim terpancing emosi dan kehilangan konsentrasi, maka strategi Talajic akan membuahkan hasil.
Baca Juga:Pasang Boks Tambahan Tampung Barang Bawaan Saat Mudik Lebaran, Tips Bagi Pengendara R2Mengenal Plengkung Gading yang Mulai Sistem Satu Arah, Mitos: Ilmu Hitam Seseorang Hilang Saat Melewatinya
Kemampuan tim untuk mengelola tekanan dan tetap fokus pada permainan menjadi kunci keberhasilan. Dukungan penuh dari para pendukung juga sangat krusial untuk menjaga semangat juang tim. Pernyataan-pernyataan Talajic hendaknya dilihat sebagai tantangan, bukan sebagai penghinaan.
Asal Usul Psywar dalam Dunia Sepak Bola dan Tujuannya
Psywar (Psychological Warfare) dalam sepak bola adalah strategi perang psikologis yang digunakan untuk mempengaruhi mental lawan sebelum atau selama pertandingan.