China Sebut BRICS ‘Jantung Utama’ Kerja Sama Negara-Negara Global South

China Sebut BRICS ‘Jantung Utama’ Kerja Sama Negara-Negara Global South
Bendera China terlihat saat acara wisuda Universitas Fudan di Shanghai, China. (ANTARA/REUTERS/Aly Song/TM)
0 Komentar

“Kita harus membuat suara yang satu di arena internasional, menjaga kepentingan bersama, dan terus meningkatkan representasi dan suara kita dalam tata kelola global,” ungkap Menlu China itu.

Pemerintah China, kata Wang Yi, otomatis menjadi anggota belahan bumi selatan karena memiliki kesamaan sejarah termasuk semangat anti-kolonial dan anti-hegemoni serta misi bersama untuk pembangunan dan kemajuan bersama.

“Tidak peduli bagaimana situasi internasional berubah, China akan peduli dengan negara-negara belahan bumi selatan, yang berakar di belahan bumi selatan, dan bekerja sama dengan negara selatan lain untuk membuat babak baru dalam sejarah pembangunan manusia,” sambung Wang Yi.

Baca Juga:Di Balik Tradisi Angpao di Tahun Baru ImlekKasus yang Bikin AKBP Bintoro Terseret Dugaan Pemerasan Nilai Miliaran Rupiah Terhadap Tersangka Pembunuhan

Indonesia sendiri diumumkan sebagai negara anggota tetap BRICS pada 6 Januari 2025 oleh Brasil sebagai pemegang presidensi BRICS tahun ini.

Secara akumulasi, populasi penduduk BRICS mencakup 43% populasi dunia. Adapun nilai perdagangannya mencapai 16% perdagangan global. BRICS juga menyumbang seperempat dari ekonomi global, mencakup seperlima dari perdagangan global.

0 Komentar