Footnotes
- Fathul-Bari (IV/213), Bab Shaumi Sya’ban.
- HR Ar-Rafi’i dalam Tarikh-nya dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu. Syaikh Al-Albani mengatakan, “Maudhu’, ” dalam Dha’if Al-Jami’ Ash-Shaghir no. 2061.
- HR An-Nasai no. 2357. Syaikh Al-Albani menghasankannya dalam Shahih Sunan An-Nasai.
- HR Al-Bukhari no. 1969 dan Muslim 1156/2721.
- HR An-Nasai no. 2175 dan At-Tirmidzi no. 736. Di-shahih-kan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan An-Nasai.
- Lihat: Lathaiful-Ma’arif libni Rajab Al-Hanbali hal. 138.
- Lihat: Lathaiful-Ma’arif libni Rajab Al-Hanbali hal. 130.
- HR Ibnu Majah no. 1390. Di-shahih-kan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan Ibni Majah.
- HR Muslim no. 2565/6544.
- Al-Fatawa Al-Kubra (V/344).
- Lihat: Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah (XXXIV/123).
- Al-Majmu’ lin-Nawawi (XXII/272).
- HR Ibnu Majah no. 1388. Syaikh Al-Albani mengatakan, “Sanadnya Maudhu’,” dalam Adh-Dha’ifah no. 2132.
Daftar Pustaka
- Al-Khulashah fi Syarhil-Khamsiin Asy-Syamiyah. ‘Ali bin Nayif Asy-syahud. Darul-Ma’mur.
- At-Tibyan li Fadhail wa Munkarat Syahri Sya’ban. Nayif bin Ahmad Al-Hamd.
- Sya’ban, Syahrun Yaghfulu ‘anhu Katsir minannas. Abdul-Halim Tumiyat. www.nebrasselhaq.com
- Dan sumber-sumber lain yang sebagian besar telah dicantumkan di footnotes.
—
Penulis: Ustadz Said Yai Ardiansyah, Lc., M.A.
Artikel Muslim.Or.Id